Oleh : H Djono Suwandih
Bernuansa bahasa Arab, kata di atas terdengar di telinga, tak ada maksud lain semata hanya ingin menyatakan bahasa Arab yang merupakan bahasa dalam kitab suci. Cukup dinamis diindonesiakan, bahkan lebih enak lagi didengar . selain itu ingin memperjelas bahwa Al Qur’an berbahasa Arab yang wajib hukumnya bagi umat Islam memahami dan mengamalkan isinya sesuai firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala  dalam surat Yusuf ayat 2.

12:2. Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.

Menyimak judul di atas “JUS AMA” (ditulis pakai S) sekali lagi mohon maaf ini bukan bahasa Arab apalagi sebagai ‘plesetan’ namun sebuah singkatan dalam bahasa indonesia hasil rekayasa penulis, singkatan dari JUJUR, SANTUN, AMANAH yang merupakan kata kata sangat bermakna bagi kita semua, khususon bagi para pemimpin baik formal maupun non formal termasuk pimpinan dan pengurus yayasa “Ihsan Nur Rijalul Masajid”

Sebagai jamaah merasa bangga atas kiprah yayasan “Ihsan Nur Rijalul Masajid” karena berbagai kegiatan selama ini dari minggu ke minggu, bulan ke bulan bahkan dari tahun ke tahun menunjukan kualitas & kuantitasnya, terutama program unggulan yang sangat bermanfaat bagi para jamaah seperti Taklim Ahad, PHBI( Peringatan Hari Besar Islam), UPJ (Unit Pelayanan Jenazah) ,Koperasi.  Selain itu juga program rutin lain, diantaranya : Yalil ( Yasin dan Tahlil), Ziarah, Penyediaan hewan kurban dan program besar yang cukup mendesak ,yaitu : Pembangunan kantor sekretariat Yayasan di Jl Latumetten IV no 15 Jelambar.

Kembali ke permasalahan membaca dan mengucapkan kata jujur, santun, amanah sangat mudah tetapi untuk melakukannya tidak semudah membaca dan mengucapkannya, juga tidak semudah membalikan telapak tangan. Sangat amat sulit apalagi bagi orang yang tidak faham agama, tidak bergaul dengan ahli agama, tidak pernah mendengarkan ceramah agama, malas untuk masuk masjid dan mushola dsb. Namun sebaliknya bagi orang yang faham agama, rajin masuk Masjid dan Mushola, InsyaAllah tidak ada kata yang sulit untuk berperilaku jujur, santun, amanah dan salah satu kiat untuk mempermudah melaksanakan jujur, santun, amanah kata kuncinya : “ Daun sembung kembang janur, Mari bergabung dengan Yayasan Ihsan Nur”.

Mengamati kegiatan yayasa akhir akhir ini yang semakin pesat dan mantap kalau dalam bahasa keren menunjukan “trend positif dan signifikan” terbukti penuhnya taklim Ahad pagi di setiap masjid & Mushola, menurut analisa penulis hal ini karena pimpinan & pengurus yayasan “Ihsan Nur Rijalul Masajid” umumnya berpegang pada judul di atas, yakni Jujur, Santun ,Amanah, sejatinya pemimpin yang memberi contoh baik akan ditiru umatnya dan yakin bin haqul yaqin jamaah “Insan Nur Rijalul Masajid” termasuk penulis akan menirunya, semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa melindungi kita. Aamiin.

Setelah kepengurusan di bentuk dan seperti nama yang dipilih untuk yaitu : Gema Yasin Rima, maka dari pertemuan pengurus punya harapan besar bahwa organisasi pemuda dan remaja yang dibawah naungan Yayasan Ihsan Nur Rijalul Masajid, adalah organisasi pemuda dan remaja yang aktif bergerak sekaligus apa yang dilakukan bisa berGEMA, yaitu tidak hanya bersuara biasa tetapi suaranya juga bisa memantul, maka dari segi nama tersebut memiliki filosofis, yaitu yang bermakna Pemuda dan remaja yang memiliki semangat yang dinamis bisa terus aktif dan kreatif membuat kegiatan yang tidak sekedar menunjukan keberadaaanya tetapi diharapkan kegiatan yang dilakukan bisa memberi manfaat yang positif bagi sekelilingnya, Upaya kongkritnya adalah menyediakan beberapa jenis kegiatan yang berusaha menjaring kemudian perlu memberikan pelatihan dan pembinaan bagi 'remaja dan pemuda potensial" agar mau terlibat aktif menjadi pemuda dan remaja yang memiliki semangat untuk memberi solusi kepada masyarakat.

Kegiatan yang sudah berjalan maupun yang sedang dipersiapkan penjadwalannya oleh karena itu dari rapat pengurus ini menyusun beberapa program :

A. Menerbitkan Media Cetak (Buletin) dan Media Online.

Media adalah sarana strategis untuk menyampaikan kepada publik tentang gagasan, wacana maupun opini sekaligus sarana strategis untuk berdakwah.

Bagi para Pemuda dan Remaja yang menjadi pengelolanya bisa menjadi sarana belajar untuk mengasah kreatifitas berkarya, mendokumentasikan peristiwa yang terjadi disekelilingnya dll

Dan penerbitan awalnya memanfaatkan momentum menyambut tahun baru hijriah 1435, sekaligus untuk memberikan ‘kado’ untuk Ketua Umum Yasin Rima maka InsyaAllah penerbitan buletin dan media online Gema Yasin Rima akan dilaksanakan di pengajian Ahad Pagi di tempat Masjid ketua umum berasal yaitu Masjid Al Muhajirin pada tanggal 11 November 2013. Dan insyaAllah pada lauching tersebut akan menggunakan alat Infocus dan buletin akan dibagikan secara gratis untuk para jamaah dan pengurus masjid.

B. Pelatihan di bidang seni.

Salah satu kegiatan yang sudah berjalan bagi Pemuda dan remaja di yayasan Ihsan Nur adalah pelatihan dalam bidang seni hadrah yang dilaksankan tiap hari sabtu, pukul 09.00-12.00 WIB

Selain bidang seni Hadrah diharapkan di masa akan datang juga akan dikembangkan pelatihan seni dibidang lainnya.

C. Pelatihan di Bidang Bela Diri.

Salah satu kegiatan positif bagi pemuda dan remaja adalah ikut aktif mengikuti kegiatan beladiri, karena kegiataan ini tidak hanya bermanfaat untuk saat ini tetapi juga akan bisa memberi manfaat di masa akan datang bagi para Pemuda dan Remaja. Dan waktu pelaksanaan dan pembinanya akan ditentukan oleh pengurus Pemuda dan remaja , yaitu Sdr Muhammad Yasin

D.  Pelatihan Bidang Dakwah dan Peribadatan.

Untuk menjaring remaja dan pemuda yang memiliki minat dalam bidang dakwah dan peribadatan, sekaligus mencari beberapa pemuda dan remaja yang punya potensi adalah perlunya mengadakan acara perlombaan terkait bidang Dakwah dan Peribadatan, misalnya :

Lomba Adzan, Lomba Pidato, Lomba Tilawatil Qur’an, Lomba menulis dll

Setelah pengadaan lomba tersebut, ada upaya lanjutan yaitu pelatihan dan pembinaan bagi para remaja dan pemuda yang memiliki minat dan memiliki potensi dalam bidang dakwah dan peribadatan.

E. Pelatihan dalam bidang ketrampilan.

Keberadaan GEMA YASIN RIMA diharapkan memberikan warna positif di lingkungan masyarakat, maka salah satu usaha untuk merealisasikan keinginan tersebut adalah perlunya membuat program pelatihan kepada pemuda dan remaja tentang ketrampilan tertentu, yang diharapkan ketrampilan tersebut dikemudian hari bisa memberi manfaat khususnya bagi para remaja dan pemuda dan masyarakat sekitar pada umumnya.

F. Pelatihan dalam bidang usaha.

Remaja dan Pemuda adalah generasi penerus yang akan memegang tongkat estafet di masa akan datang, maka agar dikemudian hari mereka siap memegang tongkat estafet mereka sangat perlu sekali dibekali banyak hal, selain pengetahuan dan kemampuan dalam dakwah dan peribadatan, bekal ketrampilan diharapkan diantara para remaja dan pemuda dikemudian hari diantara mereka bisa menjadi pengusaha yang sekaligus orang yang memiliki kepedulian yang besar terhadap kegiatan masjid.

G.Silahturahmi ke pengurus masjid masjid .

Sebagai bagian dari belajar membangun komunikasi dengan elemen elemen lain, sekaligus upaya belajar kepada para senior adalah perlunya mengagendakan silahturami ke pengurus pengurus masjid anggota Yasin Rima atau pengurus masjid dan pengurus remaja masjid besar diluar anggota yasin rima, yang sudah cukup dikenal kalau masjid dan kegiatan remajanya sudah dianggap cukup maju, maka silahturahmi ini juga merupakan kegiatan study banding sekaligus upaya membangun kerja sama antar elemen masyarakat muslim.
Hari            :  Ahad / Minggu
Tanggal            :  29 September 2013
Jam             :  08.30 – 10.00
Bertempat         :  di Masjid Al Ikhlas Jl Empang Bahagia Raya no 17

Dihadiri    : 22 Pemuda / Remaja (Daftar Hadir terlampir) Plus Ketua Umum yayasan YASIN RIMA
Rapat dipimpin oleh Sdr Ibnu yang mendapatkan amanah dari pengurus Yayasan Ihsan Nur Rijalul Masajid untuk merekrut Anggota dan pembentukan kepengurusan Pemuda dan Remaja Yayasan Ihsan Nur Rijalul Masajid

Sambutan Ketua Umum Yayasan Ihsan Nur ,yaitu Bp Drs H. Husein Samadi MM yang menyampaikan tentang pentingnya pengkaderan untuk pemuda dan remaja masjid sebagai upaya persiapan untuk regenerasi aktifis Masjid.

Pembahasan pertama adalah pemilihan Ketua Pemuda dan Remaja Yayasan Ihsan Nur Rijalus Masajid (Gema Yasin Rima).
Pemimpin rapat memberikan kesempatan kepada yang hadir untuk menyampaikan usulan tentang siapa yang tepat untuk memimpin organisasi Pemuda dan remaja YASIM RIMA.
Beberapa peserta yang hadir mengusulkan beberapa kriteria yang dianggap tepat memegang amanah memimpin organisasi pemuda dan remaja YASIN RIMA, yaitu :

1. Aktif
2. Mengenal Lapangan
3. Memiliki pengalaman berorganisasi

Selain  kriteria yang diusulkan juga menyampaikan secara spesifik sosok yang cocok untuk memimpin,yaitu sdr Ibnu yang pada saat itu memimpin Rapat.
Menanggapi beberapa usulan tersebut pemimpin rapat menanyakan kepada seluruh peserta yang hadir apakah mereka setuju terhadap usulan agar yang menjadi ketua adalah sdr Ibnu. Semua yang hadir setuju bahwa sdr Ibnu adalah sosok yang tepat untuk Ketia organisasi

Pemuda dan Remaja YASIN RIMA, maka pada pembahasan ini keputusan ditetapkan bahwa sdr Ibnu menjadi Ketua Pemuda dan Remaja YASIN RIMA.

Pembahasan kedua,  Penetapan beberapa posisi kepengurusan.

Setelah sudah ada anggota dan ditetapkannya ketua, Ada beberapa posisi penting yang dibutuhkan agar organisasi bisa berjalan, posisi penting tersebut adalah :
1.    Sekretaris
2.    Bendahara
3.    Seksi Dakwah
4.    Seksi Humas ( Hubungan Masyarakat)
5.    Seksi Olahraga
6.    Seksi Seni

Dan dari rapat tersebut kemudian menghasilkan keputusan tentang susunan kepengurusan.
Sekretaris         : Sdr Romadi ( 083897921795 )
Sekretarus II    : M.Said (083817384287)
Bendahara        : Sdr Ardiansyah ( 089606456358 )
Seksi Dakwah   : Sdr Abdullah Mubarok (021 97613945)
Seksi Humas    : Sdr Firman (085882639799)
Seksi Olah Raga   : Sdr Mohammad Yasin (081316108826)

Salah satu tujuan dari pembentukan gerakan muda Yayasan Ihsan Nur Rijalul Masajid adalah untuk pengkaderan dan regenerasi, maka keputusan ke kepengurusan di atas adalah kepengurusan awal dan diharapkan nanti setiap posisi nanti ada penambahan kepengurusan untuk menjadi pendamping sekaligus sebagai upaya untuk pengkaderan dan regenerasi.

Pembahasan ketiga, Beberapa program Gema Yasin Rima.
Setelah kepengurusan terbentuk maka ada beberapa pandangan/ wacana tentang program program untuk Generasi muda Yayasan Ihsan Nur Rijalul Masajid, dan beberapa program tersebut adalah program program semangat anak muda yang punya semangat dinamis, semangat menggali dan mengasah potensi, semangat kebersamaan dan tentu saja semua itu berada dalam semangat keislaman.

Beberapa gagasan tentang program adalah untuk membangkitkan semangat generasi muda bahwa aktifitas di GEMA YASIN RIMA ini akan sangat banyak memberi manfaat. Beberapa program yang disampaikan beberapa peserta diantaranya adalah : Pelatihan seni Hadroh (sudah berjalan), Bimbingan belajar plus, pelatihan dalam bidang Komputer dan teknologi informasi, Pencak silat joko tingkir, pelatihan khatib dan pidato, pelatihan menjahit.

Pembahasan keempat, Diantara beberapa program tersebut yang sudah berjalan adalah pelatihan seni Hadrah, dalam rapat tersebut pemimpin rapat juga menanyakan kepada peserta waktu pelaksanaan yang diinginkan para peserta. Ada sebagian peserta menginginkan hari Sabtu ada juga sebagian peserta mengingkan pada hari Minggu/Ahad.

Diantara peserta (Said) yang sudah mengikuti pelatihan hadrah menginformasikan bahwa waktu yang tersedia bagi pembimbingnya adalah hari Sabtu, Sdr Ibn sebagai pemimpin rapat untuk menampung aspirasi peserta yang menginginkan hari minggu akan mencoba melakukan negosiasi dengan pembimbing kesenian hadrah.

Pembahasan Kelima
, Sebelum acara ditutup semua peserta rapat memperkenalkan diri satu persatu secara lisan.  Pada sesi ini selain upaya untuk saling kenal mengenal diantara anggota dan pengurus juga merupakan upaya untuk melatih mental berbicara didepan umum. Seluruh pembahasan sudah selesai, dan kegiatan ini ditutup oleh pemimpin rapat.
Keanggotaan Yayasan saat ini terdiri dari Masjid berjumlah 23 Masjid dan 4 Mushalla yang tersebar di 4 Kelurahan, yang memiliki kewajiban dan hak yang sama dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Yayasan. yaitu sebagai berikut :

  • 1.     Al Amanah             Jl. Raya Amanah RW. 010 Wijaya Kusuma
  • 2.     Al Aurod               Jl Indraloka I Gg. Damai I Wijaya Kusuma
  • 3.     Al Ikhlas                Komp. Bank Mandiri Wijaya Kusuma (BDN)
  • 4.     Al Islamiyah            Kebon Pisang Wijaya Kusuma
  • 5.     Al Muttadqin            Jl. Karya II No. 8 Wijaya Kusuma
  • 6.     Al Yasin            Jl Karya Barat No. 25 Wijaya Kusuma
  • 7.     Baitur Rahim            Pasar Ayam Pesing Kel. Wijaya Kusuma
  • 8.     Nurul Amal            Jl. Utama Sakti VI RT.001/07 Wijaya Kusuma
  • 9.     Nurul Hidayah        Jl Hanafi RW 010 Wijaya Kusuma (Ps Impres)
  • 10.    Al Kautsar*            Jl. Anyar Raya No 1 Wijaya Kusuma
  • 11.    Al Amin            Kav. Polri Blok B. III Jelambar
  • 12.    Al Hikmah            Jl. Latumeten III Barat  Jelambar
  • 13.    Al Ikhlas            Jl. Empang Bahagia Raya No.19 Jelambar
  • 14.    Al Istiqomah            Jl. Latumeten VI/2 No. 23 Jelambar
  • 15.    Al Muhajirin             Kav. Polri Blok A /22-23 Jelambar
  • 16.    Al Mukhlisin            Jl. Sukajaya II /25 Jelambar (Borobudur)
  • 17.    Ar Ridho            Jl Jelambar Utama Raya No. 42 Jelambar
  • 18.    Jamiatul Mukminin        Jl. Latumeten I No. 70 Jelambar
  • 19.    Nurul Falah            Jl. Latumeten IV No. 7 Jelambar
  • 20.    Waqaf Qomarudin        Kav. Polri Blok E. IV. No. 1341 Jelambar
  • 21.    Nurul Jannah*            Jl. Latumaten II /1 Jelambar
  • 22.    Nurul Iman*            Jl. Empang Bahagia X Jelambar
  • 23.    Arif Rahman            Jl. Jelambar Barat II H. No 10 Jelambar Baru
  • 24.    Al Ikhlas            Jl. Seni Budaya II No. 9 RT.006/05 Jelambar Baru
  • 25.    At Tarwiha*            Jl. Jelambar Jaya IV. No 10 Jelambar Baru
  • 26.    Al Karomah            Jl Semeru II No. 69 (Kp. Kramat) Grogol
  • 27.    Nurul Islam            Jl. Dr. Semeru Raya No. 88 Kel. Grogol
Yayasan Ihsan Nur Rijalul Masajid (YASIN RIMA) adalah lembaga yang bergerak di bidang pendidikan non formal dan dakwah Islamiyah, didirikan oleh 18 (delapan belas) orang pendiri pada hari Senin, empat belas  Juni dua ribu sepuluh (14 Juni 2010) di hadapan Notaris ESTI YULIANTI, SH., Pamulang Tangerang Selatan, dengan Nomor Akte Pendirian : Nomor 1 Tanggal 14 Juni 2010.

YASIN RIMA berawal dari Pengajian Rutin yang dibimbing oleh Seorang Ulama Besar KH. Yoso Taruno Ihsan Nur dengan nama Majelis Rijalul Masajid sekitar tahun 1970 bergerak di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat.

Pada Tahun 1980 di Jelambar dibentuk Yayasan Nurul Ihsan,
Pada  Tahun 2001  berubah nama  Yayasan Ihsan Nur,  Akta  Notaris  Aris Hendrawan Halim,SH No. 27 Tanggal 28 April 2001.

Pada Tahun 2010. ditetapkan kembali dengan nama Yayasan  Ihsan Nur  Rijalul  Masajid, Akta Notaris Esti Yulianti,SH Nomor 1 Tanggal 14 Juni 2010.

Copyright © 2012 Gema Yasin Rima.